Laman

Arsip Blog

Minggu, 26 Juni 2011

“SINAR BINTANG”

Bintang…
Bisakah kau lihat aku disini…
Setiap malam aku selalu menanti kehadiranmu
Walau terkadang kau tak hadir di malam itu.

Bintang…
Dengan sinarmu, kau tenangkan hatiku.
Dengan sinarmu, kau tentramkan jiwaku.
Dengan Sinarmu, Kau selalu mengingatkan aku akan kuasa Ilahi.

Bintang…
Engkau memiliki cahaya yang indah.
Membuat setiap insan yang melihat akan selalu damai.
Engkau memberikan jalan terang bagi insan yang tersesat.

Berjuta bintang bertaburan di langit malam.
Menemani hati yang sepi.
Engkau selalu menemani sampai aku terlelap dalam mimpi…

Karya : Dwi Rahayu :)

“PENYAIR TERKEMUKA INDONESIA”

Medan, Sumatera Utara,
Tepatnya 26 Juli 1922
Seorang penyair muda terlahir di bumi pertiwi
Ia adalah Chairil Anwar

Puisi-puisinya yang penuh akan makna
Membangun semangat dalam jiwa pemuda pemudi Indonesia

Ia seorang yang tak pantang menyerah
Semangat dalam dirinya…
Sungguh perlu di tanamkan dalam diri manusia…
Agar kelak menjadi pemuda pemudi yang membanggakan
Di masa kini, maupun di masa akan datang

Puisi-puisi yang dimuat nya….
Sungguh mengharukan, bagi setiap pembacanya

Hari-harinya di penuhi dengan goresan pena di atas kertas
Dengan ini… ia dapat menuangkan rasa hatinya
Saat suka maupun duka
Pena dan kertas adalah teman sejatinya

Dan sampai saat ini pun…
Karyanya masih dapat dibaca…
Dan penerusnya pun…semakin meningkat….
Mereka adalah “Penulis Muda Indonesia

Semangat para pemudalah, yang diharapkan negara ini…
Semangat nya…dalam merangkai setiap bait-bait puisi…
Dapat menyelamatkan Indonesia untuk masa yang akan mendatang…..



Karya : Dwi Rahayu 

"GURUKU PANUTAN DALAM DIRIKU"

Oh guru…
Engkau bagiku pahlawan tanpa tanda jasa.
Engkau mengajariku dari aku tak bisa menulis, hingga aku bisa menulis.
Dari aku tak bisa membaca, hingga aku bisa membaca.
Dari aku yang tak bisa berhitung, hingga aku bisa berhitung.

Guru…
Engkau mengajariku dengan penuh keikhlasan dan dengan penuh kesabaran…
Maafkan kami guru atas semua perbuatan yang terkadang…
Membuatmu marah..
Membuatmu kesal…
Bahkan membuatmu binggung akan perbuatan kami.

Guru…
Terima kasih atas semua pengorbananmu untukku.
Semoga ilmu yang engkau tanamkan kepadaku dapat menjadikanku orang yang berguna bagi agama, nusa maupun bangsa.

Sungguh mulia hati, jasa, dan pengabdianmu…
Oh guruku…


Karya : Dwi Rahayu

Senin, 20 Juni 2011

“KASIH SAYANG IBU”

Ibu…
Begitu sabarnya engkau mengandungku selama 9 bulan
Menjagaku dalam kandunganmu..

Ibu…
Dengan cucuran keringat dan tetesan air matamu,
Engkau melahirkan ku..
Dengan taruhan nyawamu,
Engkau mengeluarkan ku..

Ibu…
Dengan sabarnya, kau ajari aku tuk dapat berjalan
Dengan sabarnya, kau ajari aku tuk dapat berbicara
Dengan do’amu, engkau selalu melindungiku dalam keadaan yang salah

Dan…saat aku beranjak dewasa,
Terkadang aku lalai akan semua pengorbananmu untuk ku…
Maafkan aku…Ibu…
Maaf atas kesalahan yang pernah membuat hati kecilmu tersakiti…

Sekarang……aku mulai mengerti,
Jasa seorang ibu lebih besar dari segalanya…
Dan tak akan pernah terganti….

Ku ucapkan syukur,
Ku ucapkan do’a demi do’a,
Untuk Ibu yang ku sayangi…..

By : Dwi Rahayu